Sejarah

SEJARAH PRODI GIZI

Sejarah 

        Gagasan pembentukan Program Studi Sarjana Gizi di Universitas Lampung telah menjadi bagian dari rencana pengembangan Fakultas Kedokteran sejak tahun 2013. Pada masa tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung merencanakan pembukaan sejumlah program studi baru di bidang kesehatan, salah satunya Program Studi Sarjana Ilmu Gizi.

      Pengembangan Program Studi Sarjana Gizi dilandasi oleh meningkatnya kebutuhan tenaga gizi yang profesional dan kompeten, khususnya di Provinsi Lampung. Berbagai persoalan kesehatan masyarakat, seperti stunting, gizi buruk, anemia, obesitas, dan masalah ketahanan pangan, membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki keahlian khusus dalam bidang gizi. Pada saat yang sama, ketersediaan program pendidikan Sarjana Gizi pada perguruan tinggi negeri di Provinsi Lampung masih terbatas.

     Setelah melalui proses perencanaan, penyusunan akademik, dan pengajuan izin pembukaan program studi, Universitas Lampung secara resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Gizi jenjang sarjana melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 7/A/O/2025. Pembukaan     program studi tersebut diumumkan secara resmi oleh Universitas Lampung pada 23 Januari 2025. Program Studi Sarjana Gizi kemudian ditempatkan di bawah pengelolaan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

       Program Studi Sarjana Gizi Universitas Lampung dikembangkan dengan kekhasan pada bidang gizi masyarakat berbasis agrikultura. Kekhasan ini mengintegrasikan ilmu gizi, kesehatan masyarakat, pertanian, potensi pangan lokal, serta pengembangan industri makanan. Pendekatan tersebut selaras dengan karakteristik Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian dan industri pangan.

     Keberadaan Program Studi Sarjana Gizi juga didukung oleh pengalaman Fakultas Kedokteran Universitas Lampung dalam menyelenggarakan pendidikan kesehatan, termasuk Program Magister Kesehatan Masyarakat dengan peminatan gizi. Dukungan akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang gizi.

    Program Studi Sarjana Gizi mulai menerima mahasiswa angkatan pertama pada tahun akademik 2025/2026. Pada tahun 2026, program studi ini memasuki penerimaan angkatan kedua dan memperoleh minat yang tinggi dari calon mahasiswa. Dalam perkembangan awalnya, Program Studi Sarjana Gizi Universitas Lampung telah memperoleh peringkat akreditasi Baik.

     Melalui penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada ilmu pengetahuan, keterampilan profesional, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Program Studi Sarjana Gizi Universitas Lampung berkomitmen menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, adaptif, serta mampu berkontribusi dalam mengatasi permasalahan gizi dan memperkuat ketahanan pangan. Ke depan, program studi ini diharapkan berkembang menjadi pusat pendidikan dan pengembangan ilmu gizi yang unggul, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung, Indonesia, dan dunia.

Scroll to Top